Posts Tagged ‘Cerita’
Yang Syur, Jangan Porno Duluan
Mass Rapid Transit (MRT), satu sore yang menggigil oleh udara ber-AC. Saya salah tingkah sendiri menyaksikan adegan syur tepat di tempat duduk depan saya: Seorang pria 30-an memeluk erat kekasihnya yang saya taksir sama usia. Keduanya sama-sama berdiri. Bibirnya liar mengurapi leher dan wajah sang pacar. Tangannya melingkar erat di perut si wanita yang merelakan diri diperlakukan apa saja. Sesekali bahkan, si wanita memperbaiki letak tangan si lelaki untuk ditaruh di bagian tubuhnya sendiri. Seolah meminta sang lelaki lebih erat mendekapnya.
Read the rest of this entry »
Incoming search terms for the article:
Yang Penting Beres, Berapa pun Jadilah
Sopir taksi itu kencang nyerocos soal ketidaksukaannya tentang bule ketika mengetahui saya berasal dari Batam. Sama kencangnya saat ia menyetir membawa kami sekeluarga menuju Hotel YMCA untuk bertemu dengan Aaron, sahabat kami yang seorang bule buta asal Inggris. Sabtu malam pekan lalu yang gerah, tiba-tiba saya begitu mencintai Indonesia. Read the rest of this entry »
Incoming search terms for the article:
Kisah Ah-hun dan UMK Batam
Itulah kenapa – dalam Islam – kita diajarkan untuk menyisipkan doa mulia bagi pemimpin-pemimpin kita! Bagi pejabat-pejabat kita! Bagi penguasa negeri ini! Itu karena di tangan mereka, nasib kita, nasib keluarga kita, nasib anakcucu kita dipertaruhkan. Yang kemudian menjadi pertanyaan, apakah penguasa kita layak menerima doa mulia kita jika upah minimum yang mereka tetapkan tak masuk akal untuk menutup biaya hidup kebanyakan warganya?
Read the rest of this entry »
Incoming search terms for the article:
Toilet, We Se, Kakus
Jika ingin menyelami sifat, kebiasaan, serta kebusukan rekan atau kenalan Anda, bertandanglah ke rumah mereka dan longoklah toiletnya! Perhatikan apakah bulu sikat gigi si pemilik rumah sudah aus banget tapi tak diganti-ganti; atau tempat sabun yang belepotan busa. Mungkin juga dinding kamar mandi rekan Anda sudah menghijau oleh lumut tak terjamah.
Read the rest of this entry »
Incoming search terms for the article:
Telepon Umum
Pria India itu terlihat asyik berbicara di satu dari enam deret telepon umum yang terpasang di depan dinding mall The Verge. Salah satu mal di kawasan Little India. Terlihat asyik sekali ia berbicara dengan bahasa Tamil. Konsentrasi saya ketika berburu foto pada akhir Maret lalu sedikit tergoda dengan cerocosan bahasa Tamil itu: Bahasa yang unik, dengan penuturnya yang harus berbicara cepat seolah tanpa jeda. Nyerocos kencang seperti laju mobil Formula 1.
Read the rest of this entry »